
JAKARTA, KOMPAS.com - Sumpah Pemuda yang jatuh pada
28 Oktober punya arti, makna dan pemahaman yang berbeda badi
masing-masing individu, termasuk bagi Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo.
Baginya
pemuda adalah sosok yang harus memberi inspirasi sebagaimana terjadinya
ikrar sumpah pemuda pada tahun 1928. "Seharusnya pemuda menginspirasi
kemajuan kota dan negara, saat itu 28 Oktober yang lalu, pemuda
menginspirasi menuju Indonesia merdeka, sekarang pun sama," kata Jokowi
saat berada di atas panggung acara musik Inbox di Monas, Jakarta, Minggu
(28/10/2012).
Gubernur ke-17 yang memimpin ibukota ini juga
mengimbau untuk tetap membina persatuan. Ia juga menyampaikan imbauannya
pada seluruh pemuda ibu kota, khususnya para pelajar untuk tidak lagi
melakukan perkelahian antar pelajar.
"Jangan tawuran lah, enggak
boleh tawuran lagi. Semuanya satu bangsa dan negara. Ini harusnya
pemuda, dari Sabang sampai Merauke jaga persatuan kita, harus sadar satu
Bangsa dan Negara, enggak ada lagi tawuran-tawuran," tegasnya.
Di
sisi lain ia tetap bangga dengan pemuda kini yang ia yakini penuh
dengan semangat. "Ya saya bangga pemuda sekarang punya spirit, semangat.
Ya sama-sama memajukan bangsa dan negara," tutupnya.
Sumber : Kompas.com